Lazismu Ajak Masyarakat Atasi Kemiskinan di Wonosobo

0
800

LAZISMUJATENG.ORG – Wonosobo, Lazismu himpun donasi masyarakat untuk pendampingan keluarga kurang mampu di dusun Kedungrejo rt.6/3 Kauman, Kaliwiro, Wonosobo. Program yang diajukan yaitu penerangan, air bersih, sembako dan bina ekonomi keluarga. Majelis Tafsir Ash-Shofiyyah donasikan sembako dan perlengkapan rumahtangga untuk keluarga Kiyatno.
Manager Lazismu Tabah S. Pambudi menjelaskan, lembaganya bertekad untuk bersama pemerintah dan masyarakat mengatasi kemiskinan di kabupaten tersebut. Salah satu keluarga dampingan lazismu bernama Kiyatno beserta istri (Karsinah) dan kedua anak kandungnya. “Pak Kiyatno ini profesinya buruh srabutan dan istrinya membantu suami buruh membuat Leye (bahan nasi dari singkong) milik pak kyai disitu” imbuh Tabah, 3 nov 2017.


Tabah menambahkan, dengan segala keterbatasan yang ada Kiyatno dan keluarga harus tidur ber empat beralaskan perlak dan bersebelahan dengan kambing gaduhan milik tetangga. Rumah setengah permanen miliknya tidak memiliki penerangan listrik atau lampu templok dan air besih. Kesehariannya mereka makan dari upah leye yang diberikan pak kyai dan dari sayuran di pekarangan yang berada disekitar rumahnya. “Alhamdulillah Majelis tafsir Ash-Shofiyyah siap bantu donasi kebutuhan pokok termasuk paket tempat tidur dan perlengkapan dapur” tuturnya.
Koordinator Majelis tafsir Ash-Shofiyyah Saryati Mundir mencerikatan bahwa majelisnya selain kajian rutin, juga sering kali mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. Informasi terkait keluarga Kiyatno didapatnya dari media online pada tanggal 25 Oktober 2017 lalu. “mendapat informasi itu kami langsung cek kebenarannya ke Lazismu. Setelah positif kami langsung galang donasi ke jamaah dan kami salurkan bersama Lazismu” tambah mundir.
Donasi yang disalurkan diantaranya satu set tempat tidur, beberapa paket sembako, paket peralatan dapur, paket baju pantas pakai, karpet, paket dan beberapa makanan tambahan. Dalam serah terima tersebut dihadiri oleh kepala dusun Kedungrejo Bapak Sarif dan RT setempat Bapak Harmadi dan anggota keluarga lain.