Lazismu Kabupaten Pekalongan Bantu Rehab Rumah Warga Kajen Korban Puting Beliung

0
64

LAZISMUJATENG.ORG, Pekalongan – Lazismu Kabupaten Pekalongan pada hari Rabu, 16 November 2022, melaksanakan aksi sosial rehab rumah milik Rohadi dan Budi Harto, warga Dusun Tanjunganom, Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, yang menjadi korban dampak angin puting beliung yang melanda Kecamatan Kajen dan Karanganyar pada hari Minggu, 6 November lalu.

Atap rumah Rohadi rusak parah disapu puting beliung, sedangkan rumah Budi Harto hanya mengalami kerusakan pada asbes atapnya yang patah.

Manager Lazismu Kabupaten Pekalongan, Akhmad Zaeni, menyampaikan dalam merespon kejadian angin puting beliung yang melanda Kecamatan Kajen dan Karanganyar, Lazismu bersama Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kabupaten Pekalongan langsung bergerak turun ke lapangan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, melakukan pendataan dan membersihkan amal usaha Muhammadiyah yang terdampak, seperti taman edukasi milik Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kajen, SD Muhammadiyah Tanjungsari, Masjid Al Ikhlas Tanjungsari, kantor Baitut Tanwil Muhammadiyah Kajen dan rumah-rumah milik warga Muhammadiyah.

 Setelah dilakukan identifikasi kegawatdaruratan dan tingkat urgensinya, Lazismu melakukan perbaikan pada rumah-rumah warga yang mengalami kerugian cukup besar, seperti yang atapnya hilang dan dinding yang roboh. “Ada tiga rumah warga yang akan ditangani Lazismu”, ungkap Zaeni.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan rehab rumah, Tajudin, yang juga komandan Kokam Kabupaten Pekalongan menyampaikan pihaknya menerjunkan 10 personil Tim Gawe Rumah (GR) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan.

Tajudin juga menyampaikan jika rehab atap rumah milik Rohadi dan Budi Harto ditargetkan selesai dalam satu hari, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan atap Rumah Pemberdayaan Lansia Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan.

Rencananya akan melakukan perbaikan satu rumah lagi yang akan dikerjakannya setelah gelaran even Muktamar Muhammadiyah di Solo, karena membutuhkan beberapa herbel untuk mengganti dinding yang roboh. Tambah Tajudin

Tim GR sendiri merupakan aktifis Kokam Kabupaten Pekalongan yang sebagian besar memang berprofesi sebagai tukang bangunan yang rela mewakafkan tenaga dan pikirannya untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan.

Salah satu Tim GR Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Suhadi Anwar, menceritakan, dipilihnya rumah Rohadi dan Budi Harto sebagai salah satu penerima manfaat program benah rumah bagi korban angin puting beliung karena rumah Rohadi dan Budi Harto terletak di sebelah belakang kantor pusat Baitut Tanwil Muhammadiyah Kajen yang juga terkena dampak angin puting beliung.

“Garasi belakang Kantor BT Muhamka (Baitut Tanwil Muhammadiyah Kajen) mengalami kerusakan, sedangkan rumah Pak Rohadi atapnya hilang tersapu angin puting beliung”, ungkap Songek, panggilan akrab Suhadi Anwar.

Songek juga menceritakan bahwa tanah orang tua Rohadi dan Budi Harto pernah dibeli Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen yang selanjutnya dibangun BT Muhamka itu.

Selain itu, menurut Songek, kondisi ekonomi Rohadi yang bekerja sebagai penjual tanaman hias dan gas tidak mencukupi untuk merenovasi atap rumahnya yang hilang diterpa angin puting beliung. “Apalagi belum lama ini, sebelum kejadian angin puting beliung, istri Rohadi baru saja menjalani operasi penyakit dalam”, tutur Songek. (Fakhrudin)