Muhammadiyah Kerahkan 60.000 Relawan Untuk Tangani Covid-19

0
452
dr corona rintawan

Yogyakarta  – Muhammadiyah kerahkan 60.000 relawan untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 yang tersebar di seluruh penjuru negeri dalam satu komando Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Seluruh relawan Muhammadiyah bersatu mendukung dalam gerakan pencegahan dan penangananpandemi Covid-19 yang terdiri dari berbagai lini disampaikan oleh dr. Corona Rintawan, Sp.EM selaku Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Advokasi MCCC Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam konferensi pers Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) “Dukungan Relawan Organisasi Keagamaan dan Relawan Indonesia Bersatu” pada sianghari ini, (14/05).

Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Advokasi MCCC PP Muhammadiyah yang juga kerap dipanggil dengan sebutan “dr. Co” ini menyampaikan bahwa MCCC melakukan pengumpulan data keseluruhan relawan Muhammadiyah yang terjaring berjumlah sekitar 60.000 relawan “Data relawan baik itu petugas rumah sakit maupun relawan di luar rumah sakit sekitar 60.000 relawan. Semua lini relawan baik fokus di pencegahan ataupun penanganan,” sebutnya.

Relawan – relawan yang terjaring ini merupakan inisiatif dalam menggerakkan sumberdaya yang dimiliki oleh Muhammadiyah, yaitu ratusan rumah sakit dan perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia untuk bersama dalam satuan tugas MCCC menangani pandemi Covid-19.

Dilaporkan bahwa rincian relawan Muhammadiyah diantaranya terdiri dari sector medis dan non medis dari pimpinan pusat hingga pimpinan ranting. Berdasarkan data yang ada, sector medis yang bergerak sekitar 2.396 dokter, 7.225 perawat, 1.333 bidan, 1.255 penunjang medis, 1.009 petugas farmasi, 700 gizi dan 6.482 umum di rumah sakit. Sedangkan pada sektor non medisdi antaranya 30 psikolog, 62 staf psikososial, 32 staf logistik, 45 staf administrasi dan beberapa jajaran pimpinan pusat, wilayah, cabang hingga ranting di seluruh Indonesia.

Corona menjelaskan bahwa sejak 6 Maret 2020 Muhammadiyah telah membentuk satuan tugas, yaitu MCCC untuk bergerak menangani penyebaran Covid-19 ini. Tentunya bersama dengan relawan Muhammadiyah yang terhimpun, beberapa gerakan telah dilaksanakan sejak lama melalui sosialasi dan instruksi. Dalam hal ini peran relawan Muhammadiyah adalah ikut membantu memasifkan apa yang diintruksikan oleh pimpinan seperti adanya imbauan social distancing, pemakaian masker, disinfeksi, edukasi promotif serta mengaktifkan rumah sakit sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

Lebih lanjut, melalui gerakan – gerakan yang telah dilakukan ini tercatat bahwa Muhammadiyah dan Aisyiyah telah menggelontorkan dana sekitar 130 miliar rupiah untuk mendukung program – program pencegahan Covid-19 dalam kegiatan edukasi promotif yang tidak termasuk dalam dana rumahsakit. Maka dapat digambarkan bahwa 130 miliar rupiah ini di luar biaya yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah.(*)

BACA JUGA : LAZISMU DAN BANK MEGA SYARIAH SINERGI BERBAGI IFTHAR DI 10 HARI TERAKHIR RAMADHAN

Sumber : Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah