Penandatanganan MoU Antara Lazismu Jawa Tengah dan Lembaga Pengembangan Masjid Muhammadiyah Jawa Tengah

0
42

Semarang, 11 November 2023 – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah, yang diwakili oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah, Muhammad Amir Anshori, S.M., M.M., dan Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Masjid dan Mushola Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, yang diwakili oleh Ketua Lembaga Pengembangan Masjid, Kusnadi Ikhwani, telah menandatangani Perjanjian Kesepahaman (MoU) pada 25 Robiā€™ul Akhir 1445 H / 11 November 2023 M.

Dalam MoU tersebut, Muhammad Amir Anshori, sebagai perwakilan Lazismu Jawa Tengah, menyatakan, “Kami sepakat untuk membentuk kantor layanan Lazismu Masjid di bawah Lembaga Pengembangan Masjid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.” Kusnadi Ikhwani, sebagai perwakilan Lembaga Pengembangan Masjid Muhammadiyah Jawa Tengah, menambahkan, “Operasional Masjid yang menjadi percontohan akan ditanggung oleh Lazismu, sesuai dengan kesepakatan terkait wilayah atau daerah.”

Dalam konteks ini, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah akan bertanggung jawab untuk menerbitkan Surat Keputusan Pembentukan Kantor Layanan Lazismu Masjid, sementara Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Masjid dan Mushola Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah akan memberikan daftar nama calon pengelola Kantor Layanan Lazismu Masjid kepada Lazismu Wilayah/Daerah.

Penutupan MoU ini dilakukan di Semarang pada 11 November 2023, dengan ditandatangani oleh Muhammad Amir Anshori, S.M., M.M. sebagai perwakilan Lazismu Jawa Tengah, dan Kusnadi Ikhwani sebagai perwakilan Lembaga Pengembangan Masjid Muhammadiyah Jawa Tengah. “Kesepakatan ini mencerminkan niat baik kedua belah pihak untuk bekerja sama dalam pembentukan dan pengelolaan Masjid Percontohan Muhammadiyah dan Kantor Layanan Lazismu Satu Atap,” jelas Muhammad Amir Anshori. “Ini menciptakan kerangka kerja yang jelas untuk kerjasama ini dalam jangka panjang,” tambahnya.