Songsong Ramadhan 1443 H, Lazismu Banjarnegara Gelar Pentasyarufan 3600 paket Ketahanan Pangan dan Tablig Akbar

0
100

Menurut data dari BPS jumlah penduduk miskin di Banjarnegara akibat dampak covid-19 mengalami kenaikan dari 14,76 persen di tahun 2019 menjadi 15,64 persen pada tahun 2020.

Berangkat dari kegelisahan Kemiskinan tersebut Pimpinan Daerah Muhammadiyah melalui Lazismu Banjarnegara hadir melalui Program Tasyarruf Bersama Ketahanan Pangan, program ini merupakan kegiatan pentasyarrufan sembako kepada masyarakat di Banjarnegara sejumlah 3.600 paket yang dilakukan secara serentak di 20 titik bersamaan dengan kegiatan pengajian menjelang Ramadhan 1443 H/2022 M. Dimana materi pengajian disampaikan oleh Dekan FAI Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dr Ibnu Hasan, M.S.i

Kegiatan dilaksanakan pada hari Ahad, 20 Maret 2022 di Pendopo alun-alun Banjarnegaradengan suasana yang amat membahagiakan. Turut Hadir Dalam Kegiatan Syamsudin selaku Pelaksana tugas bupati Banjarnegara, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarnegara, H. Widyasmara S.Pd selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Banjarnegara beserta Jajaran, KL Lazismu se Banjarnegara, PCM, PRM dan masyarakat, dengan total 570 peserta

 Melalui program tasyarruf bersama diharapkan syiar Muhammadiyah lebih luas dan masyarakat mengenal Lazismu lebih dekat. Lebih jauh lagi, dengan bergulirnya program ini menegaskan bahwa Lazismu berkomitmen ikut berperan aktif dalam membantu mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat miskin di Banjarnegara dalam memenuhi ketersediaan pangan.

Pelaksanaan tasyarruf bersama tahun ini menyalurkan 24.000 kg beras, 3.600 kg gula pasir, dan 3.600 liter minyak goreng senilai Rp 414.600.000 (empat ratus empat belas juta enam ratus ribu rupiah) kepada keluarga miskin dan dhuafa yang tersebar di 20 titik kantor layanan lazismu 14 Cabang Muhammadiyah se-Banjarnegara. Pentasyarrufan ini merupakan bagian dari pilar Dakwah Sosial. Selain berbagi paket sembako program terdekat dari Pilar Dakwah Sosial yaitu tebar 1000 Al-Quran, Infak Pengadaan Ambulance dan QurbanMu.

Syamsudin selaku Pelaksana tugas bupati Banjarnegara menyambut baik penyaluran sembako yang dilakukan oleh Lazismu. “Kegiatan ini sangat mendukung penanganan kesmiskinan ekstrim di Banjarnegara,” katanya.Dari total jumlah penduduk 1.017.767 jiwa, jumlah warga desa miskin ekstrim di Banjarnegara 237.894 jiwa. Untuk jumlah keluarga ada sekitar 67.010 keluarga, atau sekitar 7,23 persen dari jumlah penduduk miskin ekstrim.

H. Widyasmara S.Pd selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Banjarnegara menuturkan “ Dalam kiprahnya selama 4 tahun Lazismu telah mendapat penghargaan dari Lazismu Pusat dengan nominasi Kreativitas dan Inovasi Terbaik, Program Ekonomi Terbaik, dan Penghargaan Program Unggulan Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDG’s melalui Program Pemberdayaan Petani Singkong pada tahun 2021”.

“Dalam upaya menularkan semangat yang sama Lazismu Banjarnegara menggelar event penghargaan untuk Kantor Layanan Lazismu se-Banjarnegara dengan 5 kategori diantaranya nominasi dengan Kantor Layanan Lazismu Terbaik, Kantor Layanan Lazismu dengan Penghimpunan Terbanyak, Kantor Layanan Lazismu dengan Performa Kantor Terbaik, Kantor Layanan Lazismu dengan Unit Ambulance Terstandart dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dengan Jumlah Kantor Layanan Lazismu Terbanyak”. Tuturnya.

Wydiasmara menambahkan “Dengan keberhasilan program tasyarruf sembako bersama yang diselenggarakan dengan Kantor Layanan Lazismu se-Banjarnegara harapannya program tasyarruf lain dapat disinergikan. Usaha memperluas kebermanfaatan Lazismu diperlukan sinergitas antar lembaga seperti Kemenag ; DinasKesehatan ; Polres; Kodim ; Dinsosnakertransdagkop ; Indonesia Power serta lembaga lainnya yang sekiranya dapat bersinergi dengan Lazismu dan bisa mendukung program-program untuk keberlangsungan Lazismu dan kebermanfaatan umat’.