Dua Orang Nenek Hidup Dari Belas Kasihan

0
114

LAZISMUJATENG.ORG – Di salah satu gang sempit daerah Widoro RT 39 RW 12, Sragen Wetan, Sragen. Berdiri sebuah rumah kecil berukuran 2 m x 3 m. Di dalam rumah itu hanya terdapat sebuah tempat tidur, sebuah almari dan sebuah kursi. Rumah yang beralaskan semen dan berdinding papan kayu tipis (triplek) dan batu bata itu dihuni oleh Mariyatun (70). Ia tinggal di rumah sempit itu hanya berdua bersama Kamsah, ibunya (97). Mariyatun sudah sejak lama ditinggal Sutarmo, suaminya. Sudah 15 tahun suaminya itu meninggal dunia. Ia memiliki seorang anak, Julianto. Sekarang anaknya itu sudah berkeluarga dan tinggal di Widoro RT 37 Sragen.

Mariyatun setiap hari harus merawat ibunya. Kamsah kini menderita lumpuh. Sudah selama 21 tahun lamanya ia lumpuh. Matanya sudah tidak dapat melihat lagi, kakinya sudah belum bisa digunakan untuk berjalan lagi. Mariyatunlah yang merawat ibunya selama ini. Kalau ibunya ingin duduk harus ia bantu bangunkan, makan harus ia suapin dan apabila ingin ke toilet harus ia antar. Ia belum dapat bekerja karena harus merawat ibunya.”Saya pinginnya juga bekerja tapi kalau saya bekerja siapa yang merawat ibu. Kalau saya keluar sebentar ibu selalu panggil-panggil nama saya,” ucap Mariyatun.

Sebelumnya Mariatun bekerja sebagai pedagang burung di salah satu kios Nglangon. Terpaksa ia harus berhenti dari pekerjaannya itu untuk merawat ibunya. Sekarang Mariatun hanya dapat mengandalkan pemberian orang-orang untuk menyambung hidupnya. Terkadang adiknya yang tinggal di sebelah rumahnya juga turut membantu walaupun dengan perekonomian yang pas-pasan. Ia juga menanggung hutang-hutang yang harus ia lunasi. “Untuk merawat ibu, terpaksa rumah dan kios saya harus saya jual. Saya juga harus kesana kemari mencari hutang,” imbuh Maryatun.

Melihat kondisi Mariatun dan Kamsah yang memprihatinkan salah seorang warga mangajukan bantuan untuk mereka ke Lazismu Sragen. Sabtu (19/05/18) Lazismu Sragen mendatangi kediaman Mariatun. Tommy Arisaputra, Staff Program Lazismu Sragen menyerahkan santunan berupa beras 10 kg dan uang tunai kepada Mariatun untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan ibunya. Santunan seperti ini akan diberikan tim Lazismu Sragen kepada Mariyatun dan Kamsah secara rutin setiap bulan. Semoga santunan yang diberikan Lazismu Sragen bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan Mariatun dan Kamsah. Aamiin yaa rabbal’alamiin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here