Mahasiswi Dhuafa Kuliah di UGM, Ini Yang Dilakukan Lazismu Sragen

0
116

HEMAT BIAYA KULIAH, MAHASISWI UGM KESULITAN TRANSPORTASI

Seorang remaja mengenakan baju hitam mengendarai sepeda motor. Ia adalah Wahyuni Nurul Puspitasari (18), mahasiswi semester tiga D3 Kesehatan Hewan UGM (Universitas Gadjah Mada). Nurul, sapaan teman-temannya kepadanya tinggal di sebuah rumah di daerah Siwalan RT 4, Sambirejo, Sragen. Di rumah yang ia tinggali itu, tak banyak perabotan. Kursi dan lemari yang ia gunakan sehari-hari pun juga sudah mulai rusak.

Nurul tinggal di rumah itu bersama ibu dan kedua adiknya. Ayahnya, Iswandi (45) merantau di Lombok. Di sana ayahnya bekerja sebagai penjual cilok. Ibunya, Sri Rubianti (38) bekerja sebagai penjual jajanan es, sosis, tempura, nuget di depan rumahnya. Adik Nurul yang pertama, Nazril Sholeh Nur Muayad sekarang duduk di bangku kelas tiga SD N Sambirejo 3 sementara adiknya yang ke dua, Hajar Nur Faiziyah RA baru berusia 2 tahun.

Sudah selama setahun ini Nurul menimba ilmu di Kampus UGM. “Dulu awalnya saya kuliah modal nekat, saya ingin merubah ekonomi keluarga dan saya juga berharap dengan kuliah saya ingin lebih bermanfaat untuk orang lain,” ujar Nurul.

0

Nurul menjelaskan kebutuhan hidup di Yogyakarta besar. Dengan pemberian uang untuk biaya hidup dari orang tua yang terbatas dan tidak tentu, memaksanya untuk hidup hemat. Akibatnya ia terpaksa hanya makan sekali dalam sehari karena uangnya ia habiskan untuk biaya print-print tugas kuliah. Nurul pun sempat jatuh sakit akibat hanya makan sekali dalam satu hari itu. Ditambah lagi, untuk pulang ke Sragen saja ia juga terpaksa harus membonceng temannya. Apabila temannya tidak pulang ke Sragen maka ia pun juga tidak bisa pulang ke Sragen.

Kamis, 12 Juli 2018 Lazismu Sragen diwakili oleh Tommy Arisaputra, Staff Program Lazismu Sragen menyerahkan satu unit sepeda motor kepada Nurul. “Sepeda motor ini merupakan donasi dari salah seorang donatur yang tidak ingin disebut namanya. ” Sepeda motor ini diberikan kepada Nurul agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ucap Tommy. Tommy juga menuturkan Nurul merupakan penerima beasiswa Sang Surya Lazismu. Biaya kuliah yang dibebankan oleh Nurul selama kuliah sampai lulus akan di bantu Lazismu Sragen. Tommy juga menjelaskan setelah lulus Nurul nanti akan kembali ke Sragen mengabdikan dirinya untuk Bumi Sukowati.